
Ketua TP PKK Hj. Fathul Jannah Kunjungi Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Pulau Sewangi Batola; Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang Aman, Inklusif

Barito Kuala – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin melakukan kunjungan Gerakan PKK dalam kegiatan pencegahan perkawinan anak di Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala, kamis (12/2/2026) siang.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan TP PKK Pusat dalam rangka menghimpun berbagai praktik baik Gerakan PKK dari daerah untuk dikontribusikan pada forum internasional, yakni Sidang Commission on the Status of Women (CSW) ke-70 yang mengangkat tema penguatan akses keadilan bagi perempuan dan anak.
Desa Pulau Sewangi sendiri telah ditetapkan sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak sekaligus lokasi Program Ruang Bersama Indonesia, yang dinilai berhasil menghadirkan lingkungan aman, inklusif, serta mendukung tumbuh kembang perempuan dan anak.
Dalam sambutannya, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyampaikan bahwa Desa Pulau Sewangi menjadi contoh nyata pembangunan desa yang menempatkan perempuan dan anak sebagai subjek utama pembangunan.
“Kami di Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel melihat Desa Pulau Sewangi sebagai contoh nyata pembangunan yang menempatkan perempuan dan anak sebagai prioritas utama. Penetapan desa ini sebagai Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, dan kader PKK dalam menghadirkan ruang belajar, ruang aman, serta lingkungan tumbuh yang inklusif bagi semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hj. Fathul Jannah Muhidin menegaskan bahwa pelibatan perempuan dalam pengambilan keputusan, pencegahan kekerasan, perlindungan anak, serta penguatan kemandirian ekonomi keluarga merupakan inti dari gerakan PKK.
“Perlu kita pahami, upaya melibatkan perempuan dalam pengambilan keputusan, mencegah kekerasan, melindungi anak, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga adalah inti dari Gerakan PKK,” katanya.
Menurut Istri Gubernur Kalsel, H. Muhidin, berbagai inisiatif yang telah dirintis di Desa Pulau Sewangi layak menjadi inspirasi bagi daerah lain.
“Apa yang telah dirintis dan dilakukan di Desa Pulau Sewangi ini sudah sangat baik. Mulai dari pengorganisasian kader, pemanfaatan ruang bersama, hingga pemberdayaan komunitas, merupakan praktik baik yang layak menjadi inspirasi, tidak hanya bagi Barito Kuala, tetapi juga bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan bahkan tingkat nasional,” tambahnya.
Selain itu, Hj. Fathul Jannah Muhidin menjelaskan bahwa kunjungan tersebut juga menjadi ajang belajar bersama sekaligus mendokumentasikan keberhasilan program.
“Kunjungan kami hari ini untuk bersama-sama belajar, mendengar, dan mendokumentasikan keberhasilan yang telah dibangun bersama. Kami berharap pengalaman Pulau Sewangi dapat memperkaya kontribusi Kalimantan Selatan dalam forum CSW, sekaligus memperkuat kualitas program PKK di seluruh Kalsel,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Hj. Fathul Jannah mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi demi masa depan perempuan dan anak yang lebih baik.
“Mari kita terus bekerja bersama demi perempuan dan anak-anak Kalimantan Selatan yang lebih sehat dan kuat, serta untuk masa depan yang lebih baik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan keberkahan atas setiap ikhtiar kita dalam memberdayakan keluarga, melindungi perempuan dan anak, serta menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat dan Banua tercinta,” pungkasnya.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Gerakan PKK dalam mencegah perkawinan anak, meningkatkan perlindungan perempuan dan anak, serta mendorong terciptanya desa-desa yang ramah dan berkeadilan di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala, Hj. Noor Hayati Bahrul Ilmi, melalui Sekretaris TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Siti Khadijah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerahnya.
Dalam sambutannya, ia berharap pertemuan tersebut dapat menjadi momentum pembinaan sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan PKK di tingkat kabupaten hingga desa.
“Besar harapan kami, melalui pertemuan dan pembinaan ini, kami mendapatkan arahan, bimbingan, serta masukan yang konstruktif dari Ibu Ketua dan pengurus TP PKK Provinsi. Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program di lapangan. Oleh karena itu, bimbingan dari tingkat provinsi sangat kami butuhkan agar program PKK di Barito Kuala dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, TP PKK Kabupaten Barito Kuala berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah desa dan kader PKK, demi mewujudkan program-program yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi perempuan, anak, serta keluarga di Batola.
Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video explorer yang memaparkan profil serta implementasi program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak di Desa Pulau Sewangi.
Pemaparan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala, Syarifah Saufiah.
Selanjutnya, acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada para kader PKK sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan peran aktif mereka dalam mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di desa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, Pengurus Tim Penggerak PKK Kalsel, Sekretaris, para Ketua Pokja, serta anggota pengurus lainnya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Kuala beserta jajaran pengurus kabupaten, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala dan jajaran terkait, Pemerintah Tingkat Kecamatan, Kader PKK Tingkat Desa serta tamu undangan lainnya. (rfq/adpim)







Foto : Mirza













