Paman Birin Dinobatkan TOP Pembina BUMD 2024, BUMD Pendorong Bangkitnya Ekonomi di Banua

Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atau Paman Birin menerima penghargaan Top Pembina BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) tahun 2024 pada Ajang Penghargaan TOP BUMD Awards 2024 yang digelar oleh Majalah Top Business di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (20/3).

Penghargaan Top Pembina Awards 2024 diberikan kepada Gubernur Paman Birin atas peran dan dukungan dalam memajukan BUMD di Banua.

Kemajuan BUMD itu dibuktikan dengan
diraihnya penghargaan Top BUMD predikat Bintang 5 PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank Kalsel.

Selain itu, Bank Kalsel juga meraih TOP BUMD Awards 2024 dan TOP CEO BUMD 2024 yang diterima Direktur Utama Fachrudin.

Prestasi gemilang tersebut di terima langsung Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov Kalsel Muhammad Amin, Komisaris Utama Independen Bank Kalsel Hatmansyah, dan Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin.

Atas diterimanya penghargaan ini, Gubernur Paman Birin mengucap syukur dan bangga atas kinerja BUMD yang ada di banua.

Menurutnya BUMD menjadi salah satu sektor pendorong bangkitnya ekonomi di banua.

“Ya, kami berharap semoga dengan penghargaan yang kita dapatkan ini Bank Kalsel menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menegaskan, raihan ini merupakan bukti komitmen dan dukungan dari seluruh pemegang saham terutama Gubernur Paman Birin.

Menurutnya, Paman Birin dan kepala daerah di banua telah berkomitmen untuk memenuhi setoran Modal Inti Minimum sebesar Rp3 triliun dan Insya Allah pada hari ulang tahun Bank Kalsel 25 maret 2024 nanti akan tercapai lebih dari Rp. 3 tiriliun.

Hal senada juga disampaikan Komisaris Utama Independen Bank Kalsel Hatmansyah, dia mengaku bersyukur Bank Kalsel menerima penghargaan dari Majalah Top Business. Ini tentu menjadi kado khusus dan istimewa di ulang tahun Bank Kalsel.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh stakeholder, shareholder, seluruh pegawai, nasabah, mitra kerja dan pihak terkait lainnya, semoga ini menjadi motivasi Bank Kalsel untuk menjadi lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.

Aspek yang dinilai dalam proses penjurian antara lain implementasi tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), kemampuan manajemen dalam mengelola sumber daya manusia, peningkatan kinerja keuangan dan layanan serta yang paling penting adalah optimisme pemenuhan kecukupan Modal Inti Minimum (MIM) sebesar Rp. 3 triliun. Dimana tanpa harus menunggu akhir Desember 2024, MIM Bank Kalsel akan terpenuhi pada Bulan Maret 2024. (syh/adpim)

Berikan Komentar