
Provinsi Kalsel Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap Pertama


BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Ariadi Noor mengikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tahap pertama yang tersebar diseluruh wiliyah Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui zoom meeting di Gedung KKMP Landasan Ulin Timur, Banjarbaru, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian operasionalisasi KDKMP tahap pertama itu secara simbolis dilakukan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dari KDMP Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan diikuti serentak seluruh daerah di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP.
Pemerintah Provinsi Kalsel menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional tersebut sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan.
Hingga pertengahan Mei 2026, Kalsel sedikitnya telah membentuk sebanyak 2.013 KDKMP berbadan hukum yang terdiri dari 1.869 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan 144 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.
Selain capaian kelembagaan, tata kelola koperasi juga terus diperkuat. Dari total KDKMP yang telah terbentuk, sebanyak 1.381 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan 1.225 di antaranya telah terverifikasi oleh Dinas Koperasi kabupaten/kota.
Pemprov Kalsel juga terus mendorong percepatan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDKMP melalui sinergi lintas sektor bersama Kementerian Koperasi, PT Agrinas Pangan Nusantara, Korem 101/Antasari, DPMD, serta Dinas Koperasi kabupaten/kota.
Berdasarkan data terbaru, pembangunan fisik KDKMP yang telah selesai 100 persen masih berada di kisaran 45 hingga 47 unit, sementara proses pembangunan terus berjalan di ratusan titik lainnya.
Selain pembangunan fisik, percepatan pemetaan lahan melalui Sistem Informasi dan Manajemen Koperasi Merah Putih (Simkopdes) juga terus dilakukan. Saat ini tercatat 968 titik lahan KDKMP telah terdata dalam sistem nasional tersebut.
Dalam pidatonya yang disaksikan secara daring itu, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa momentum peresmian KDKMP bertepatan dengan hari ulang tahun kakeknya, RM Margono Djojohadikusumo, yang dikenal sebagai salah satu perintis koperasi di Indonesia.
“Ini kebetulan hari ini adalah ulang tahun kakek saya, RM Margono Djojohadikusumo, salah satu perintis koperasi Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa KDKMP hadir sebagai solusi nyata untuk melindungi masyarakat dari praktik tengkulak dan pinjaman online ilegal yang selama ini membebani rakyat kecil.
“Koperasi Desa Merah Putih ini kita hadirkan untuk melawan tengkulak, melawan pinjol ilegal, dan menjaga stabilitas harga pangan rakyat,” tegas Presiden.
Pemerintah pusat menargetkan sebanyak 30 ribu KDKMP dapat beroperasi secara nasional pada 16 Agustus 2026 mendatang. Untuk mendukung target tersebut, pengelolaan koperasi akan dilakukan secara profesional oleh manajer terlatih yang memiliki jiwa nasionalisme serta disiplin tinggi.
Pemprov Kalsel menilai keberadaan KDKMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan melalui penguatan sektor perdagangan, distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan usaha produktif masyarakat berbasis koperasi.
Kegiatan zoom meeting ini dihadiri perwakilan Forkopimda Kalsel, perwakilan SKPD terkait lingkup Kalsel serta tamu undangan lainnya.(rfq/adpim)
Foto : Rezky Maulidja/ Biro Adpim













